Rabu, 30 Januari 2013

BALI!!! (Part 2)

HARI KEDUA! 18 Januari 2013

Pemandangan khas Pantai Sanur
Jadwal hari ini adalah ke Pantai Sanur dan Pantai Kuta. Hari ini kami gak lagi bareng Pak Ketut karena kami merasa gak bebas bisa kemana-kemana. Jadi kami berencana untuk menyewa 2 motor supaya bebaaaaaas mau kemana aja. Tetapiiii, bude saya menyarankan untuk memakai motornya, karena beliau punya 2 motor, jadi bisa di pakai dua-duanya. Yasudah dengan senang hati kami terima hoho.

Karena kami semua susah bangun pagi terutama saya dan Zen, jadi kami baru berangkat ke Pantai Sanur pada pukul 13.53. Siang banget kan ya huhu, sifat jelek ini harus dibuang jauh-jauh, karena bisa berabe kalo travelling tiap hari bangunnya siang mulu -_-. Jujur, kami semua gak tau jalan di sana, karena berkat kecanggihan smartphone, jadi saya bisa buka aplikasi map. Yaaa cukup membantu lah walaupun tetap saja ada nyasarnya dan harus nanya dulu ke penduduk sana.

Susur pantai sambil mencari spot yang pas buat berenang
Ternyata tidak terlalu jauh jaraknya, kalau dari rumah saudara saya di Banjar Ambengan, Denpasar Selatan hanya perlu ke arah Jalan Ngurah Rai By Pass ke arah timur. Luruuuuuus aja sampai nemu plang tulisan Pantai Sanur belok kanan. Sampai deh di Pantai Sanur. Di pantai ini cenderung sepi pengunjung. Bukan karena gak indah, indah banget malah! Tapi mungkin karena ombak di sana tidak terlalu besar, cenderung tenang, jadi para bule gak bisa surfing di sana. Lebih banyak pengunjung lokal yang datang ke sana. Kalau adapun bule yang ke sana, itu karena alasan privasi, karena di sana tenang banget, enak banget buat berjemur, baca buku, main volley pantai, dan lain-lain.


Keadaan ini kami manfaatkan untuk berenang di sana. Enyaaaaak banget serasa pantai pribadi, bebas mau ngapain aja. Struktur pantainya pun enak buat yang pengen sekedar berenang, karena tidak berkarang, hanya pasir dan sedikit kerikil saja. Yeah we had a quality time there.

Kelakuan ikan pesut
Bule yang lagi berenang shock ada
makhluk aneh menunjukkan keteknya
2 insan yang sedang memadu kasih
Target kami hari ini yang lain adalah melihat sunset di Pantai Kuta, karena sunset di Pantai Sanur gak bagus kawan. Menuju lah kita ke Pantai Kuta. Tidak lupa saya membuka digital map untuk mendapatkan direction dari Pantai Sanur ke Pantai Kuta. Cukup mudah juga, kita hanya cenderung mengikuti Jalan Ngurah Rai By Pass ke arah barat. Ikuti jalan saja sampai gempor kita nemu plang arah ke Pantai Kuta. Sangat sangat seru kawan naik motor tapi kita gak tau jalannya, jadi ada tujuan yang harus kita raih, dan itu sensasinya wow beuddd.

Lagi buka digital map dari hp
Sampai di Pantai Kuta terasa beda, keramaian di mana-mana. Kami tidak langsung ke pantainya, karena kami ingin sedikit belanja dulu hehe. Kalo mau belanja di Pantai Kuta, ada sebuah gang yang di sana menjual berbagai oleh-oleh khas Bali kawan. Tapi kalian harus pintar-pintar menawar. Tapi saya saranin lagi sih kalian jangan beli di sini, tapi beli di Pusat Perbelanjaan Airlangga, nanti saya bahas kok.

Selesai belanja rencananya kami langsung menuju pantai sambil menunggu sunset, tapiiiiiiii hujan pun datang!!! Sh*t!!! Gak bisa lihat sunset ini mah. Mataharinya ngilang, ketutupan awan mendung yang hitam. Tapi kami gak langsung pulang, kami tetap berharap dan tetap ke pantai. Pengunjung berkurang, para bule pulang ke penginapannya masing-masing, kaya kucing aja yak takut basah -__-. Cuma tersisa para pedagang, sedikit wisatawan, dan peselancar yang nekat!! Hujan kecil disertai angin yang cukup besar sudah cukup membuat ombak agak besar, jadi ini adalah momen yang gak boleh dilewatkan bagi mereka. Walaupun beach guard sudah meniupkan peluit agar para peselancar pulang, tapi tidak dihiraukan, gila ombak mereka -.-".

Sambil nunggu hujan sambil foto-foto
Waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 WITA. Tapi belum gelap, kacau juga yak. Kami memutuskan untuk pulang saja karena percuma, matahari sudah tidak mungkin terlihat, toh masih ada hari esok buat lihat sunset. Kami tidak langsung pulang, karena ternyata Papanya Mirza lagi ada di Bali juga. Tepatnya di sebuah hotel di daerah Kuta Raya. Kami memutuskan ke sana dengan modal nekat dan digital map. Mungkin karena malam hari dan udah capek kali ya, udah 2 kali muter tetap saja gak nemu itu daerah. Ada satu jalan yang kami lewati yaitu Jalan Legian. Wow keren banget suasana malam di jalan itu. Ramai wisatawan dan tentunya ramai akan toko-toko dan restoran terkenal. Tapi kami gak bisa mampir, karena kami gak enak sama bude. Udah motor minjem, pulangnya malem lagi, kan gak enak.

Perjalanan pulang kami tidak semulus perjalanan berangkat. Kami nyasar di suatu persimpangan, namanya Simpang Siur. Pantes namanya Simpang Siur, cocok. Kami muter-muter persimpangan itu 2 kali. Kata Bude saya, kami termasuk beruntung, karena banyak orang baru yang harus muter 2-7 kali buat nemuin jalan yang benar, ulala...

Akhirnya malam ini ditutup dengan rasa puassss dan tentu rasa kecewa karena lagi-lagi gak bisa liat sunset. Yasudah masih ada hari esok, tidurrrrrrrrrr....

Bersambung.....

1 komentar: