Wednesday, May 18, 2016

Terbang Gratis ke Jogja Naik Citilink

Di suatu tempat yang cukup tenang, gue sedang menikmati senja sore hari. Dengan gadget di tangan bersiap untuk mengabadikan warna langit senja yang indah. Tiba-tiba hape yang sedari tadi gue pegang berbunyi, ‘cling!‘, tanda terdapat notifikasi baru. Notifikasi tersebut dari Instagram, ada yang ngetag gue. Gue berdoa dalam hati semoga bukan Isyana yang ngetag foto kita berdua, kalo gue di tag sama doi, bisa hancur lebur hubungan gue sama Raisa nanti. Duh.

Tapi alhamdulillah, kekhawatiran gue sirna, ternyata yang ngetag gue Citilink Indonesia! Di postingan itu, Citilink memposting sebuah foto mobil klasik dengan dua pramugari cantik, kemudian gue baca caption-nya, “Selamat! Kamu terpilih menjadi pemenang Citilink Classic Cars Photo Contest #CitilinkGATF”. Sontak gue berdiri dan mengepalkan tangan ke atas dan teriak, “Yeaaay gue menang!“.

Gue memenangkan hadiah utama kontes tersebut. Hadiahnya apa? Jeng-jeng... Tiket Citilink PP Jakarta-Jogja dan mengendarai Citilink Classic Cars selama 12 jam di Kota Gudeg tersebut! Ahaaay gue seneng banget. Jogja selama ini memang masih menjadi kota favorit gue di Indonesia, gak heran karena gue pernah tinggal selama 4 tahun di kota penuh kenangan itu.

Journey of Alek with Citilink
The winner ;)
Di kesempatan kali ini, gue mendapatkan tiket gratis untuk kembali ke Jogja. Yang lebih spesialnya lagi adalah gue bebas memilih tanggal pergi dan pulang pada periode Mei-Juni 2016. Gue gak bisa menunggu terlalu lama, jadi gue pilih tanggal 13-16 Mei 2016, sepuluh hari setelah pemenang diumumkan. Yeah tiket pesawat booked!

Tujuan utama lomba ini diadakan adalah untuk mengenalkan fasilitas terbaru dari Citilink Indonesia, yaitu Citilink Classic Cars. Merasakan sensasi perjalanan yang berbeda dengan menaiki mobil klasik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Uuuuwh pasti kece 'ngets lah!

Di kesempatan ini juga gue boleh mengajak teman-teman gue untuk juga bisa menaiki si mobil klasik. Gue gak menyianyiakan kesempatan ini, so gue ajak 3 sahabat gue untuk juga bisa merasakan pengalaman keren ini. Jadi kami berencana untuk menentukan rute terbaik untuk dikunjungi selama 12 jam nanti.

Dimulai dari sebelah selatan, Jogja punya banyak banget pantai yang menawan. Kayak gue gini lah menawannya. Jadi kami memutuskan untuk memilih salah satu pantai legendaris yang penuh mistis, Pantai Parangtritis. Ahay! “Loh emang mobil klasiknya bisa offroad lewat pasir pantai lek?”. Eits tenang, Pantai Parangtritis punya loh landasan pacu pesawat. Jadi kita gak ke pasirnya, melainkan ke landasan pacu itu, tenang udah aspal jalanannya! “Hah serius?”. Iya gue serius, jadi Landasan Pacu Parangtritis ini sering digunakan sebagai arena bermain paramotor (temennya paralayang) juga tempat gathering komunitas-komunitas di Jogja.

Dari Landasan Pacu Pantai Parangtritis kami juga pasti akan melewati Gumuk Pasir Jogja yang akhir-akhir ini sangat dikagumi kaula muda di sana. Setelah itu, kami akan melewati berbagai destinasi sejarah di Jogja, seperti Kotagede, Alun-alun Kidul, Tamansari Watercastle, Kraton Jogja, Tugu Jogja, Jalan Mangkubumi, Jalan Malioboro, dan 0 Km Jogja.

Tapi perjalanan belum selesai sampai 0 Km Jogja. Dari sana kami berencana akan melanjutkan perjalanan ke salah satu candi favorit gue, yaitu Candi Plaosan! Ditemani oleh Citilink Classic Cars untuk menikmati matahari tenggelam di kawasan Candi Plaosan. Sumpah pasti keren banget!

Nah ringkasnya, setelah menentukan tempat-tempat yang akan dikunjungi/dilewati, rute perjalanan gue dengan si mobil klasik nantinya sebagai berikut: UNY (meeting point) - Tugu Jogja - Jalan Mangkubumi - Jalan Malioboro - Pasar Bringharjo - 0 Km Jogja - Keraton Jogja - Tamansari Watercastle - Alun Alun Kidul - Gumuk Pasir - Landasan Pacu Pantai Parangtritis - Candi Plaosan.

Pasti pada penasaran kan gimana perjalanan gue nanti? Subscribe dah blog gue ini, biar gak ketinggalan update cerita terbaru gue selanjutnya. Caranya gampang banget, masukin aja email lo ke kolom subscribe di sebelah kanan blog ini (web version) hwehwe..

Ciaoooo!

5 comments:

  1. Hasek terbang gratisan ... aku juga mau :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaak kalo dibanding ente kalah jauh sayaaa, ini baru sekali doang gratisan :D

      Delete