Friday, April 29, 2016

Itinerary 12 Hari di Jepang

Pada bulan Agustus 2015, Air Asia sedang ada promo besar-besaran. Pada saat itu gue hanya punya tabungan 1,5 juta rupiah. Emang dasar gue iseng sih, punya tabungan ataupun gak punya tabungan, kalau Air Asia lagi ada promo, pasti gue cek tuh satu-satu tujuan kota atau negara yang menarik. Nah, karena pada saat itu gue sedang ada tabungan, jadi gue targetin tuh beli tiket buat trip tahun depan (2016).


Gue yang sedang mupeng pengen ke Jepang pun akhirnya ngecek beberapa rute untuk ke Jepang, mulai berangkat dari Jakarta, Bandung, Denpasar dan tujuan mendarat di Haneda Tokyo, Kansai Osaka, Sapporo gue coba satu-satu dan gue catat harga termurah. Harga termurah yang gue dapat pada saat itu adalah Jakarta - Haneda Tokyo transit di Kuala Lumpur dengan harga 1,5 juta rupiah. Tanggal berangkat 12 April 2016. Wahhh pas banget ituh bunga sakura mekar. Tanpa ragu, gue langsung booked itu tiket, klik!!
Haneda Intl. Airport
Setelah memesan dan berhasil membayar, gue senyum-senyum sendiri. Hanjirrr Jepang. Gue pergi ke Jepang sob....etapi.. Seketika gue lupa, bahwa gue belom memesan tiket pulang....hetttt bisa dideportasi gue kalo gak punya tiket pulang...hahahasyu anti klimaks .

Beberapa bulan selanjutnya, tepatnya bulan Januari 2016, Air Asia mengadakan promo awal tahun. Tapi gak begitu besar. Tapi juga gue rasa ini adalah promo terakhir sebelum gue berangkat ke Jepang bulan April. Gue pun cek lagi satu-satu rutenya. Hanjirrrr ternyata gak ada lagi harga yang 1,5 juta. Paling murah pada promo kali itu adalah 2,5 juta sekali jalan. Yahhhh apa boleh buat daripada tiket berangkat gue hangus, gue hajar deh. Pilihan gue akhirnya jatuh pada rute Kansai Osaka - Jakarta transit di Kuala Lumpur untuk tanggal 24 April 2016. Fixxxxxx gue punya tiket berangkat dan pulang. Total biaya untuk tiket pesawat PP gue adalah 4 juta rupiah. Not bad lah yaaa.

Tiket PP sudah di tangan, jumlah hari juga sudah fix yaitu 12 hari, tujuan kota awal dan akhir pun sudah bisa dipastikan. Kota awal adalah Tokyo dan kota terakhir adalah Osaka. Dengan begitu berarti gue akan membelah Jepang dari utara ke selatan. Yeahhhh!


12 hari di Jepang butuh dana berapa?
"Di Jepang? 12 Hari? Gilsssss butuh duit berapa tuh?", merupakan kalimat yang sering ditanyakan ke gue. Wajar kalau banyak yang menanyakan hal ini, karena bagaimanapun Jepang adalah negara yang biaya hidupnya termasuk mahal.

Jujur dah gue bukan orang yang berduit dan ketika gue pergi ngetrip ke Jepang, posisi gue adalah pengangguran huahaha d*mn banyak gaya bener ye gue. Tapi semua itu balik ke impian dan passion. Ketika kita sudah berbicara tentang impian dan passion, semua yang impossible akan menjadi possible!  Percayalah!

Gue sudah menaruh impian pergi ke Jepang di kepala gue bertahun-tahun yang lalu + passion traveling gue yang sudah tidak terbendung lagi untuk segera melakukan solo traveling. Dengan dua kombinasi itu, sebuah perjalanan yang ciamik akan tercipta, meskipun dengan budget yang minim sekalipun.

Well, balik ke pertanyaan di atas. Berapa uang yang gue bawa ketika gue pergi ngetrip ke Jepang? Target gue pada awalnya itu cuma bawa 5 juta rupiah guys. Gue rasa, uang segitu sudah lebih dari cukup untuk sebuah perjalanan 12 hari di Jepang. Bahkan sialnya uang gue kepake 500 ribu ketika gue harus membeli peralatan yang harus gue bawa untuk trip ini. Dan yeaaah, uang gue sisa 4,5 juta rupiah sajaaaa untuk ditukarkan ke mata uang yen.

Gue gila? Engga juga .

Banyak teknik-teknik ataupun cara yang bisa kita gunakan ketika traveling untuk meringankan biaya yang harus kita keluarkan. Contohnya hitchhiking, urban camping, tinggal bersama warga lokal melalui website komunitas couchsurfing, hospitality club, wwoof-ing dan berbagai macam cara lainnya. Cara-cara ini terbukti ampuh dan sudah gue buktikan beberapanya.

Terus gimana itinerary lo, Lek?
Yeah, itinerary atau rencana perjalanan memang sangat membantu dalam sebuah perjalanan. Dan membuat rencana perjalanan merupakan kegiatan yang paling gue sukai sebelum perjalanan dimulai. Tapiii entah kenapa gue males-malesan untuk membuat itinerary di trip kali ini. Sewaktu trip gue ke Singapura dan Thailand, gue semangatttt banget buat bikin itinerary. Bahkan sampe gue ketik dan print sendiri. Sampe gue bawa-bawa tuh kertas itinerary gue sehari-harinya.

Mungkin karena sistem transportasi di Jepang yang sangat mudah (atau susah karena terlalu banyak jalur?) jadinya gue males-malesan. Jadilah gue hanya menambahkan kota-kota tujuan gue di antara Tokyo dan Osaka.

Karena gue punya 12 hari, jadi mungkin akan lebih dari 5 kota gue kunjungi. Kota wajib yang akan gue kunjungi adalah Tokyo, Yokohama, Shirakawa-go (lebih tepatnya ini desa), Kyoto, dan Osaka. Dari kelima tempat itu, gue harus menentukan kota penghubung yang tepat, supaya jalur gue bagus dan gak perlu tiket bolak-balik. Akhirnya dengan melihat lokasi yang strategis di peta, gue menentukan rute Yokohama - Tokyo - Matsumoto - Takayama - Shirakawa-go - Kanazawa - Kyoto - Osaka. Fiuhhhh mantap 8 kota.

Rute gue di Jepang nihhh (klik untuk perbesar)
Dah, sampe di situ doang itinerary gue. Gue gak tau tuh, di Matsumoto, Takayama, dan Kanazawa mau ngapain dan apa yang menarik di sana. Gue memilih 3 kota ini hanya sebagai penghubung di antara kota-kota wajib yang mau gue kunjungi.

Nah, setelah terpilih kota mana saja yang gue kunjungi. Sekarang saatnya mencari host untuk tempat gue bernaung di sana, juga transportasi apa saja yang akan gue pakai untuk berpindah kota. Di sini gue menggunakan website komunitas couchsurfing dan untuk transportasi gue mengandalkan hitchhike untuk meringankan biaya yang gue keluarkan. Untuk cerita couchsurfing dan hitchhike, gue ceritain di postingan selanjutnya aja yak huehe. Pantengin aja blog ketjeh ini.

Yang mau tanya-tanya lebih lanjut atau sekedar mau sksd sama gue bisa banget komen di kolom komentar. Ciaooooo!
Location: Jepang

25 comments:

  1. Gileeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee Lek sumapah nyalimu gedhe banget! Keren lah Lek beneran... Pokoknya next time aku mau pergi jalan-jalan bergurunya sama kamu ya!


    blackpearlhoney.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyakkkk terkadang kita harus bonek mbak biar tercapai itu tujuan, tapi dibarengi juga dengan tricky tips huehue..

      Delete
  2. buruan lanjutannya, penonton kecewa ini T_T

    ReplyDelete
  3. Jjjjiiiiirrrr kentang bgt ceritanya lek, lanjutkan segera...keren dah...

    ReplyDelete
  4. Daebaaak! You made it brooo. Keren keren.
    Ayo ke Vietnam nyamperin Jinyoung wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoookkk jo! Nongkrong2 aja dulu jo kita... Hahaha

      Delete
  5. Cerita pembukanya sudah bikin penasaran lek.

    Jepang, salah satu negara impian saya di waktu SMP.
    Thats why, saya masuk sekolah STM agar bisa magang ke Jepang.
    Tapi ternyata tidak kesampaian sampai sekarang.
    Saya masih percaya bahwa impian saya itu hanya tertunda tinggal menunggu waktu yang tepat dengan orang yang tepat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah keren bang perjuangannya. Tetap yakin dan berusaha bang pasti suatu saat impianmu itu akan terkabul! Yeah!

      Delete
  6. sekalinya ke jepang langsung 12 hari,keren euy. 7 hari di sana aja balik ke indonesia masih kangen berat. gimana yang 12 hari? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa gue aja 12 hari masih kurang! Duh disana itu nyaman banget, ngangenin dah..

      Delete
  7. Hi Alek,
    Tgl 12 April masih nemu sakura ?

    Thanks
    Nisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih dong tahun ini, tapi kalo tahun depan belom tau ya prediksinya gimana..

      Delete
  8. wahaa keren bang! sukaaaa sama cerita dan nyalinya..
    kemarin ga mampir hokkaido bang? saya juga pengen jalan-jalan ke mainland nih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeaaaay thankyou. Engga soalnya emang target di pulau utama dulu haha. Waaah pas musim apa kesananya?

      Delete
  9. Replies
    1. Info visa Jepang bisa dicek di sini yak www.journeyofalek.com/2016/04/mau-pergi-ke-jepang-siapkan-5-hal-ini.html?m=1 :D

      Delete
  10. Bang bisa minta itinerary lo kmrn lengkap via email gak bang lek? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bolehhhh, tapi sumpah dah ittinerary gue di Jepang gak rapihhh. Soalnya kebanyakan ngambil keputusan on the spot sih haha.

      Delete
  11. wahh liburan di jepangnya lama juga, 12 hari..

    ReplyDelete
  12. mas antar kota dari Tokyo ke Osaka pake kendaraan apa..?? mau SKSD nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh kejauhan kalo dari Tokyo langsung direct ke Osaka mah. Mending transit-transit dulu ke kota yang dilewati kak..

      Delete
  13. Hebat bro Alex、gw bulan 11 ini juga mau ke Jepang, mw coba hitchiking juga dan pas di Google kluar blog lu hehe.

    Mau nanya bro, selama 12 hari itu duit lu jdi cuman kepake 4.5 juta doank? Sama sekali ga kepake di hotel? Trus slain hitchiking, kena banyak ga pas harus pake bus/kereta? Makan gimana, bisa kenyang tuh sehari? haha.

    Tolong dijawab yah, and keep inspiring!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wohoho ntaps!

      Gue bawa 5 juta broh untuk 12 hari untuk transportasi, makan dan masuk tempat wisata. Gue sama sekali gak ngeluarin duit buat penginapan.

      Yup selain hitchhiking gue pake bus dan kereta.

      Makan sehari kenyaaang, gue makan mah gak macem2, roti juga kenyang haha.

      Btw ini siapa yak? Hha

      Delete