Wednesday, April 12, 2017

Melipir ke Menara Kembar Petronas saat Transit 7 Jam di Kuala Lumpur

Sebagian orang berpikir, waktu transit adalah waktu yang paling membosankan dan sebagian lagi berpikir bahwa waktu transit merupakan waktu yang sangat menyenangkan. Nah kalau lo ada di tim yang mana?

Kalau gue sih ada di tim kedua, yang menyatakan bahwa waktu transit adalah waktu yang sangat menyenangkan! Woyoooo. Kenapa gue memilih ini? Ya karena pada saat transit kita bisa melakukan apa saja yang seru-seru. Contohnya muter-muter di bandara, beli barang-barang unik yang dijual, godain cewek-cewek, atau bahkan bisa jalan-jalan ke kotanya!

“Hah emang bisa lek jalan-jalan ke kota pas transit?.“ Bisa banget cuuuy. Tapi waktu transit lo harus lebih dari 5 jam biar aman. Soalnya biasanya letak bandara kan agak jauh tuh dari pusat kota, juga kalau penerbangan internasional lo harus udah ada di bandara 2 jam sebelum penerbangan.

Saat gue melakukan perjalanan keliling negara Indochina selama 10 hari, gue memutuskan untuk transit sejenak di Kuala Lumpur. Sebenarnya flight pertama gue itu dari Jakarta ke Ho Chi Minh (Vietnam), tapi karena gue pakai penerbangan promo Air Asia jadinya harus transit dulu. Waktu transit pun gue perpanjang dari biasanya 3 jam ke 7 jam. Jadi gue punya waktu untuk jalan-jalan sejenak di Kuala Lumpur ahaaaay.

Baca juga: Deretan Tempat Wisata di Melaka

Dari 7 jam transit ini, banyak pilihan tempat wisata di Kuala Lumpur yang bisa lo kunjungi, misalnya Menara Kembar Petronas, Batu Caves, Bukit Bintang, Menara Kuala Lumpur, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak destinasi wisata ini, gue memutuskan untuk pergi ke Menara Kembar Petronas saja. Lebih prestisius gitu lah, sekaligus ngajak cewek gue juga yang belum pernah liat menara kembar ini.

Cara dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA) ke Menara Kembar Petronas
Bagaimana caranya? Mudah sekaleeeee. Seperti yang kita tau lah ya, transportasi di Kuala Lumpur sudah lengkap, ada bus, LRT, MRT, KRL, Monorail, Grab dan Uber juga ada. Nah, kalau dari KLIA pilihannya ada dua, yaitu bus atau kereta bandara.

Kalau kalian memilih naik kereta bandara atau KLIA Ekspres (bisa naik dari KLIA atau KLIA2) menuju KL Sentral, harga tiketnya RM 55 (sekitar Rp 166.000) atau kalau mau lebih nyaman beli tiket pulang pergi saja seharga RM 100 (sekitar Rp 300.000). Kereta ada setiap 15 – 20 menit sekali, jadi woles laaah.

Mau cara lebih murah? Naik bussss!

Kalau mau naik bus dari KLIA atau KLIA2 ke KL Sentral, silakan menuju ke Bus Counter di Level 1 (lantai 1). Beli tiketnya langsung di loket dengan harga hanya RM 12 (Rp 36.000), harga pulang pergi hanya RM 24 (Rp 72.000).  Murah banget kan, bedanya lebih dari 200 persen sama kereta bandara hahaha.

Kalau bus bandara adanya 30 menit sekali, jadi ini wajib kalian perhatikan ya. Jarak tempuh dari KLIA ke KL Sentral naik bus sekitar 1 – 1,5 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Sudah sampai KL Sentral terus naik apa lagi?

LRT Rapid KL
Membeli tiket LRT/Rapid KL sangat mudah dengan mesin otomatis
KL Sentral adalah stasiun terbesar di Kuala Lumpur atau bahkan di Malaysia, jadi segala moda transportasi tersedia di sini. Kalau gue menyarankan sih, mending naik LRT atau biasa juga disebut Rapid KL. Silakan naik LRT Kelana Jaya Line menuju KLCC (stasiun dekat Menara Kembar Petronas). Dengan harga sekali jalan yang sangat murah, yakni RM 1.20, kalau pulang pergi jadi RM 2.40 (Rp 7.000).

Setelah itu? Sampailah Anda di KLCC, dari KLCC silakan berjalan kaki menuju Menara Kembar Petronas yaaa.

Apa yang bisa dilakukan di Menara Kembar Petronas?

Yang pasti berswafoto wajib kalian lakukan untuk kenang-kenangan. Setelah itu ya santai-santai saja sambil bincang-bincang asique. Saran gue sih silakan menuju ke Taman KLCC dan nikmati pemandangan Menara Kembar Petronas ditemani oleh hijaunya rumput taman.

Menara Kembar Petronas
Abaikan dua orang di depan Menara Kembar Petronas ini
Namun jangan sampai terlena, karena kita harus kembali lagi ke bandara untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya. Dengan cara ini, waktu transit tidak lagi menjadi waktu yang membosankan, melainkan menjadi waktu yang sangat menyenangankan dan mendebarkan, yoooots!

Have a pleasant trip, guuuuys!

0 comments:

Post a Comment